Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
cover
Pengaruh Sampah terhadap Pelapukan Batu Candi Borobudur
SWASTIKAWATI, AriA.SantosoRiyanto P.Lambang

Lokasi di sekitar stupa induk mempunyai jumlah sampah tertinggi, sedangkan di lorong ke-3 mempunyai jumlah sampah paling rendah. Komposisi sampah di Candi Borobudur adalah 94% sampah organik, 6% sa…

Edition
-
ISBN/ISSN
-
Collation
20 hlm; 28 cm.
Series Title
-
Call Number
LS 541.3 SWA p
Availability1
Add to basket
View DetailCite

Search Result

Found 1 from your keywords: Author : "A.Santoso"
Query took 0.00115 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
Studies in Indonesian Archaeology
STUTTERHEIM, W.F
image
Studi Komparatif Teks Lalitavistara pada Relief Lalitavistara Candi Borobudur dengan Teks Jatakanidana (Nidanakatha) Theravada
Santacitto Sentot - Aryanto Firnadi - Nadila Sri Nitiandini - Sigit Budiyanto
image
Pengaruh Sampah terhadap Pelapukan Batu candi Borobudur (Laporan Studi Lanjutan)
SWASTIKAWATI, Ari - Riyanto P.Lambang - Al.Santoso
image
Penentuan Asimut Dengan Pengamatan Matahari
KARTAWIHARJA, S. Basuki
image
Sistem Kepercayaan Tradisional Masyarakat Suku Dayak Lawangan
Fathul Futuh - Sidik R. Usop - Hendra Wijaya Iban - Yundhy Satrya - Isabella Jenniva
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search