Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
cover
Buletin Haba No.87 Th XXIII Edisi Januari - Juni 2018 : Dari pejuang ke 'peng…
SudirmanFARIANIHasbullahEssi HermalizaLiyansyahAgung Suryo SAngga

Edition
-
ISBN/ISSN
1410-3877
Collation
52 hlm.; 24 cm
Series Title
-
Call Number
930.105 BUL No.7 2018

Edition
-
ISBN/ISSN
1410-3877
Collation
52 hlm.; 24 cm
Series Title
-
Call Number
930.105 BUL No.7 2018
Availability1
Add to basket
View DetailCite

Search Result

Found 1 from your keywords: Author : "Agung Suryo S"
Query took 0.00063 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
Laporan hasil kajian pengaruh intensitas suara terhadap bangunan cagar budaya berbahan batu
Puji Santoso - Ajar Priyanto - Jati Kurniawan - ADHIDHUTO, Linus Setyo - Ronny Muhammad
image
Pencemaran & Toksikologi Logam Berat
PALAR, Heryando
image
Kajian mortar etil silikat untuk konservasi cagar budaya berbahan andesit
Brahmantara - Joni Setiyawan - Ahmad Mudzakkir - Basuki Rahmat
image
Pengadilan semut Daharu ing negeri semut naskah drama terjemahan bahasa jawa
Bambang wadoro al bador kayu
image
Pengembangan Museum Nasional
Dedah Rufaedah Sri Handari - Trigangga
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search