Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
cover
DESAWARNANA No.8 2017 : Pemaknaan nisan tralaya berangka 1298 di unit pengelo…
KUSWANTOAhmad Kholif YuliantoDanang Wahju UtomoIra fatmawatiEdi Triharyantoro

Edition
-
ISBN/ISSN
0216-339X
Collation
43 hlm.; 29 cm
Series Title
-
Call Number
930.105 BUL No.8 2017

Edition
-
ISBN/ISSN
0216-339X
Collation
43 hlm.; 29 cm
Series Title
-
Call Number
930.105 BUL No.8 2017
Availability1
Add to basket
View DetailCite

Search Result

Found 1 from your keywords: Author : "Ahmad Kholif Yulianto"
Query took 0.0009 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
Wong-wong pribumi : kumpulan cerak
Agil Faturohman
image
Patanjala Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya Vol.2 No.3 September 2010
HERYANA, Agus - MASDUKI, Aam - SUPRIATNA, Endang
image
Pedoman Perawatan dan Pemugaran Benda Cagar Budaya Bahan Batu
SOEROSO
image
Dasar-Dasar Pengukuran Tanah (Surveying)
BRINKER, Russell - Paul R. Wolf - Djoko Walijatun
image
Studi Komparatif Teks Lalitavistara pada Relief Lalitavistara Candi Borobudur dengan Teks Jatakanidana (Nidanakatha) Theravada
Santacitto Sentot - Aryanto Firnadi - Nadila Sri Nitiandini - Sigit Budiyanto
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search