Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
cover
Kepemimpinan Tradisional Pada Masyarakat Dayak Ngaju Provinsi Kalimantan Tengah
Poltak JohansenDonatinausYulius YohanesAlbertus Frendly MantirAbdul Fatah Nahan

Edition
-
ISBN/ISSN
978-602-7942-13-4
Collation
xviii; 181 hlm; 24 cm
Series Title
-
Call Number
148.303 KEP k c.1

Edition
-
ISBN/ISSN
978-602-7942-13-4
Collation
xviii; 181 hlm; 24 cm
Series Title
-
Call Number
148.303 KEP k c.1
Availability1
Add to basket
View DetailCite

Search Result

Found 1 from your keywords: Author : "Albertus Frendly Mantir"
Query took 0.00052 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
Fundamentals of Optics
JENKINS, Francis A. - Harvey E. White
image
Sejarah Nasional Indonesia III : Zaman pertumbuhan dan perkembangan islam di Indonesia
Nugroho Notosusanto - Marwati Djoened Poesponegoro
image
Kajian Sejarah Sosial Masyarakat Nelayan di Pesisir Waingapu Kabupaten Sumba Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur
I Ketut Sudharma Putra - Dwi Bambang Santosa - Nuryaman
image
Sejarah Geologi Daerah Enrekang
ALDES K.
image
The Conservation of The Borobudur Temple Table of Content (Annexes I - Annexes VIII)
HYVERT, Giselle
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search