Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
cover
Indonesia The Development Of Cultural Tourism In Central Java and Bali
TUNNARD, C.J.C. Pollaco

Edition
-
ISBN/ISSN
-
Collation
132 hlm; 27 cm
Series Title
-
Call Number
930.1 TUN t

Edition
-
ISBN/ISSN
-
Collation
132 hlm; 27 cm
Series Title
-
Call Number
930.1 TUN t
Availability2
Add to basket
View DetailCite

Search Result

Found 1 from your keywords: Author : "J.C. Pollaco"
Query took 0.00046 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
Penggambaran Yogapatta dalam relief candi-candi hindu-buddha abad IX M : Kajian atas varisi penggambaran dan fungsi
Naufal Raffi Arrazaq
image
Beberapa Benteng Belanda di Jawa Tengah
ABBAS, Novida - Sugeng Riyanto
image
Ilmuwan Budaya dan Revitalisasi Kearifan Lokal Tantangan Teoritis dan Metodologis
AHIMSA, Heddy Shri
image
Pengembangan Metode Konservasi Logam dengan Sistem Perlindungan Katodik
CAHYANDARU, Nahar - Yenny Supandi - Puji Santosa
image
Perjalanan seni rupa Indonesia dari zaman prasejarah hingga masa kini = streams of indonesian art from pre-historic to contemporary
Mochtar Kusuma-Atmadja - Rahmad Adenan - Kusnadi - Sudarmaji - Soedarso - Agus Dermawan T - Margaret Agusta
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search