Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
cover
Collaborative governance dalam pengelolaan candi Borobudur tahun 2022
Pipit Laela Sadinda

Kolaborasi dalam pemerintahan disebut dengan Collaborative governance. Collaborative governance melibatkan berbagai stakeholders, seperti pemerintah, swasta dan masyarakat. Tujuan dari Collaborativ…

Edition
-
ISBN/ISSN
-
Collation
xvii, 102 hlm.; 30 cm
Series Title
-
Call Number
SK 930.1 SAD e
Availability1
Add to basket
View DetailCite

Search Result

Found 1 from your keywords: Author : "Pipit Laela Sadinda"
Query took 0.00056 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
Program Ko-Kurikuler : Latihan Kesegaran Jasmani, Baris Berbaris, Tata Upacara Sipil, dan Ceramah Tentang Kesehatan Mental
Hartoto Hendradjaja - LADI, M. Jani - Ambar Riyanto
image
Buku Teks Analisis Anorganik Kualitatif Makro dan Semimikro bagian II
SVEHLA, G. - L. Setiono - A. Hadyana Pudjaatmaka
image
Konservasi Patung Arjuna Mertapa dan Patung Di Pura Penulisan Vol.I
SANTOSO, Dukut
image
Sejarah Perjuangan Merah Putih di Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur
Juniar Purba
image
Gedung Pencakar Langit
GOLDBERGER, Paul - Tunjung W. Suharso
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search