Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
cover
Widyadwara : Kajian arkeologis pangan dan papan warisan leluhur
SAPTONO, NanangPRIJONO, Sudarti

Edition
DES 2013
ISBN/ISSN
978979946269
Collation
-
Series Title
-
Call Number
930.1 MUN

Edition
DES 2013
ISBN/ISSN
978979946269
Collation
-
Series Title
-
Call Number
930.1 MUN
Availability1
Add to basket
View DetailCite

Search Result

Found 1 from your keywords: Author : "SAPTONO, Nanang"
Query took 0.00055 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
Kajian Bentuk Ritual dan Kepercayaan Masyarakat di Desa Sidetapa
I Putu Kamasan Sanjaya - Raj. Riana Dyah Prawitasari - I Made Purna
image
Berita penelitian arkeologi : prasasti sukawana, desa sukawana, kecamatan kintamani, kabupaten bangli
Luh Suwita Utami - I Wayan Sumerata - I Nyoman Sunarya - SUARBHAWA, I Gusti Made
image
Analisis kadar timbal dalam air bak kontrol dan air rembesan di candi Borobudur dengan metode adisi standar secara spektrofotometri erapan atom (SSA)
SUKARNO, Nur Syarifah
image
Borobudur Preservation Of An Archaeological And Historical Site
SOEDARSONO
image
Buku pintar HAKI dan warisan budaya
Iswi Hariyani - Cita Yustisia Serfiyani - R. Sertifianto D.P.
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search