Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
cover
Pemilihan Lokasi Pendirian Candi Asu, Candi Pendem, dan Candi Lumbung serta P…
WINOTO, Purbo

Data arkeologi yang berupa artefak dapat digolongkan menjadi dua yakni artefak yang bersifat monumental dan artefak yang bersifat non monumental. Artefak yang bersifat monumental adalah artefak yan…

Edition
-
ISBN/ISSN
-
Collation
37 hlm; 29 cm.
Series Title
-
Call Number
SK 930.1 WIN p
Availability1
Add to basket
View DetailCite

Search Result

Found 1 from your keywords: Author : "WINOTO, Purbo"
Query took 0.00048 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
The Conservation of Antiquities And Works of Art Treatment, Repair, and Restoration
PLENDERLEITH, H.J.
image
Monitoring world heritage : World Heritage paper
ICCROM
image
Berita penelitian arkeologi No. 4 Th. 2015 : Laporan penelitian persebaran situs-situs di kawasan gunung galunggung kecamatan leuwisari kabupaten tasikmalaya
Sudarti - LATIFUNDIA, Effie
image
Konservasi material ter-arang
CAHYANDARU, Nahar - Hari Setyawan - Fransiska Dian Ekarini
image
The Royal Palaces, Thai culture new series No.23
H.H. Prince Dhaninivat - Kromamun Bidyalabh Bridhyakorn
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search