Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}

No Result


Please try again

Search Result

Found 0 from your keywords: Author : Albertus Nikko SD
Query took 0.00055 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
Arkeologi Kerinci : Dari Batu larung hingga aksara Incung
Kristantina Indriastuti - Tri Marhaeni S.Budisantosa - FAUZI, Mohammad Ruly
image
Songket Sambas : Tradisi & Identitas
MARDJANI, Asnaini - Venie Hartinie - Deny Sofian
image
Purbawidya Vol.4 No.1 Juni 2015 : Kerkhoflaan tanah abang interpretasi menurut Michel Foucault, Fungsi bak air cigarokrok dan pasirgombong kaitannya dengan tambang emas cikotok abad XX, Distribusi hasil bumi di Semarang dengan wilayah sekitarnya, Peran elite pribumi dalam eksploitasi kapitalisme kolonial komparasi antara prasasti dan arsip, Menimbang konvensi internasional No.11806 untuk pengelolaan sumber daya budaya di Indonesia
Lia Nuralia - Effie latifundia - libra hari inagurasi - Rusyanti - Sarjiyanto
image
Bibliografi beranotasi karya E.F.E Douwes Dekker
KANUMOYOSO, Bondan
image
Beberapa Masalah Tentang Master Plan Pariwisata Bali sebagai Pedoman Kebijaksanaan Pembangunan Pariwisata Di Bali
ARKA, I Wayan
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search