Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}

No Result


Please try again

Search Result

Found 0 from your keywords: Author : I Gde Wayan Soken Bandana
Query took 0.00066 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
Pemugaran candi Borobudur tahun 1955-1983
ACHMAD, Singgih Mustofa
image
Thai Image of the Buddha, Thai culture new series No.18
A.B. Griswold - Luang Boribal Buribhand
image
Kota-Kota Prakolonial Indonesia Pertumbuhan dan Keruntuhan
RAHARDJO, Supratikno
image
Kearifan lokal dalam tradisi nyadran masyarakat sekitar situs liangan
Suwarno - Indra Fibiona - PURWANINGSIH, Ernawati
image
Buletin Haba No.88 Th XXIII Edisi Juli - September 2018 : Kekeberen tradisi bercerita dari generasi ke, Kru seumangat sebagai tradisi lisan masyarakat aceh, Waktu dan perayaan-perayaannya dalam tradisi aceh, Pantun tradisi lisan penghantar pesan dalam kehidupan masyarakat melayu, Didong tradisi lisan masyarakat gayo, Kandungan nilai perjuangan pada nyanyian rakyat 'butet' Sumatera Utara, Tangis milangi ekspresi budaya di tengah keharuan, Jenis dan fungsi qasidah pada masyarakat aceh
Sudirman - HARVINA - FARIANI - Hasbullah - Nurmila Khaira - ALAMI, Kodrat - Agung Suryo - M. Liyansyah
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search