Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}

No Result


Please try again

Search Result

Found 0 from your keywords: Author : ROSALINA, Githa Eka
Query took 0.00048 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
Tapis Kain Tradisional Masyarakat Lampung
M. Halwi Dahlan dkk
image
Purbawidya jurnal hasil penelitian dan pengembangan arkeologi (journal of archaeological research and development) Vol.3 No.1 Juni 2014 : Aspek-aspek arkeologis pada situs-situs bercorak megalitik di kawasan bantarkalong tasikmalaya, lori gantung transportasi hasil tambang di pertambangan emas cikotok, geografis kota majalengka dalam kaitannya dengan konsep bentuk lahan dan tata kota, gudang-gudang di karawang keletakan dan fungsinya dalam sejarah perniagaan masa hindia belanda, struktur makam kuna islam di kawasan luragung kabupaten kuningan, tinggalan lumpang batu di tepian danau ranau refleksi subsistensi masyarakat pendukung
Nanang Saptono - Nurul Laili - Sudarti prijono - Effie latifundia - Iwan hermawan - libra hari inagurasi
image
Merayakan Ibu Bangsa
FAUZI, M.
image
Teknologi Pengelasan Logam
WIRYOSUMARTO, Harsono - Toshie Okumura
image
Some Information About The New capasity Moisture Meter
KASPAR, Ivan
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search