Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Studi Deformasi Horizontal Candi Borobudur Dengan Metode Jaring Segitiga

BUKU

Studi Deformasi Horizontal Candi Borobudur Dengan Metode Jaring Segitiga

SISWOYO, Bambang - Personal Name; Subagyo R. - Personal Name; Moch. Chozin - Personal Name;

Pasca Pemugaran Candi Borobudur oleh Prof. Dr. Soekmono (1975-1983) diperkirakan masih ada fenomena settlement maupun gerak geser tubuh candi. Oleh karena itu pengamatan morpholopis bentuk candi secara berkala harus dilaksanakan, dengan demikian gejala deformasi dapat diketahi lebih dini. Di dalam geodetik survei dikenal beberapa metode pengukuran untuk membuat kerangka kontrol jaringan horizontal, sementara yang telah dilakukan adalah metode poligon dengan akurasi kurang lebih 20 mm. Menurut Ir. Wiratman diperkirakan dalam jangka waktu 20 tahun candi akan mengalami kemelesakan sebesar 4,27 cm, sehingga ketelitian kurang lebih 20 mm tersebut dirasa terlalu kasar/besar. Metode jaring segitiga memuat banyak parameter untuk mengoreksi hasil pembacaan alat ukur, sehingga hasilnya diharapkan lebih teliti dari pada jaring poligon


Availability
LS0544LS 526.6 SIS sPerpustakaan Balai Konservasi Borobudur (B)Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
LS 526.6 SIS s
Publisher
Magelang : Balai Studi dan Konservasi Borobudur., 2002
Collation
vi, 45 hlm; 29 cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
526.6
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
-
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search