Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Studi Geoteknik Candi Selogriyo dan Konsep Penanggulangannya di Propinsi Jawa Tengah

LAPORAN STUDI

Studi Geoteknik Candi Selogriyo dan Konsep Penanggulangannya di Propinsi Jawa Tengah

SANTOSO, Dukut - Personal Name;

Dari berbagai pertimbangan ilmu lain, arkeologi, geoteknik, dan teknik sipil dapat diberikan kesimpulan bahwa penyebab kelongsoran akibat terjadinya akumulasi air di kaki lereng (adanya bangunan penahan tanah) sehingga karakteristik fisik dan mekanis tanah menurun drastis, Bangunan candi tidak perlu dipindah ke lokasi lain, perlu adanya rekayasa teknis dalam usaha mengembalikan posisi bangunan candi pada tempat semula, dan dari berbagai analisis stabilitas konstruksi diperoleh tiga alternatif konsep penanggulangan lereng di kawasan Candi Selogriyo. Adapun pemillihan tipe yang mana akan digunakan dapat dilihat dalam tabel VI.1 matrikulasi


Availability
LS0098LS 624.1 SAN sPerpustakaan Balai Konservasi Borobudur (B)Available
LS0099LS 624.1 SAN sPerpustakaan Balai Konservasi Borobudur (B)Available
LS0631LS 624.1 SAN sPerpustakaan Balai Konservasi BorobudurAvailable
Detail Information
Series Title
-
Call Number
LS 624.1 SAN s
Publisher
Magelang : Balai Studi dan Konservasi Borobudur., 1999
Collation
95 hlm; 28 cm.
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
624.1
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Geoteknis
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search