Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Studi Teknis Konstruksi Sambungan Batu Candi Borobudur

LAPORAN STUDI

Studi Teknis Konstruksi Sambungan Batu Candi Borobudur

Subagyo R. - Personal Name;

Dari hasil studi banding pada candi-candi di wilayah Prambanan dan sekitarnya, dapat disimpulkan bahwa :
- Jenis sambungan takikan terdapat pada semua candi yang bahan tamanya dari batu dan mempunyai kedalaman takikan rata-rata 2 cm.
- Sambungan bentuk ekor burung jarang ditemukan pada bagian tubuh/kaki, tapi lebih banyak ditemukan pada bagian tubuh diantaranya pada candi Perwara dari Candi Lumbung, yaitu pada bagian tubuh lapis ke-4.
- Sambungan dengan pen/purus relatif lebih banyak bila dibanding dengan yang berada di candi Borobudur yang boleh dikatakan tidak ada.


Availability
LS0152LS 721 SUB sPerpustakaan Balai Konservasi BorobudurAvailable
LS0153LS 721 SUB sPerpustakaan Balai Konservasi BorobudurAvailable
LS0543LS 721 SUB sPerpustakaan Balai Konservasi Borobudur (B)Available
LS0562LS 721 SUB sPerpustakaan Balai Konservasi Borobudur (B)Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
LS 721 SUB s
Publisher
Magelang : Balai Studi dan Konservasi Borobudur., 1995
Collation
25 hlm; 28 cm.
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
721
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Konstruksi Arsitektur
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search