Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Arabesk No.2 Ed.XIV Juli-Desember 2014 : Pengaruh austronesia pada rumah adat batak karo, Aspek teknis dan nilai arkeologis bangunan kayu tradisional sopo godang di hutagodang mandailing natal, Pemugaran istana niat lima laras (contoh kasus kerusakan dan permasalahannya), Kompleks makam laksamana di tanjung pura, Pelestarian dan pengelolaan kawasan bekas keraton aceh sebagai warisan budaya aceh, Makna ornamen secara hermeneutik pada makam kandang 12 banda aceh, Bintuang sebagai model pelestarian permukiman lama etnis nias di kepulauan batu nias selatan, Temuan keramik cina tua di aceh, Sekilas tentang bangunan-bangunan peninggalan masa kolonial di kabupaten aceh tengah, Konservasi berbasis kearifan lokal di situs benteng puteri hijau deli serdang sumatera utara, Mesjid tua trumon barat kabupaten aceh selatan, Bata berhias kaki binatang di candi sipamutung padang lawas utara sumatera utara, Peninggalan-peninggalan sejarah dan potensi wisata alam di kabupaten aceh tengah

JURNAL PENELITIAN

Arabesk No.2 Ed.XIV Juli-Desember 2014 : Pengaruh austronesia pada rumah adat batak karo, Aspek teknis dan nilai arkeologis bangunan kayu tradisional sopo godang di hutagodang mandailing natal, Pemugaran istana niat lima laras (contoh kasus kerusakan dan permasalahannya), Kompleks makam laksamana di tanjung pura, Pelestarian dan pengelolaan kawasan bekas keraton aceh sebagai warisan budaya aceh, Makna ornamen secara hermeneutik pada makam kandang 12 banda aceh, Bintuang sebagai model pelestarian permukiman lama etnis nias di kepulauan batu nias selatan, Temuan keramik cina tua di aceh, Sekilas tentang bangunan-bangunan peninggalan masa kolonial di kabupaten aceh tengah, Konservasi berbasis kearifan lokal di situs benteng puteri hijau deli serdang sumatera utara, Mesjid tua trumon barat kabupaten aceh selatan, Bata berhias kaki binatang di candi sipamutung padang lawas utara sumatera utara, Peninggalan-peninggalan sejarah dan potensi wisata alam di kabupaten aceh tengah

Laila abdul jamil - Personal Name; Repelita wahyu oetomo - Personal Name; Nur halimah - Personal Name; Stanov purnawibowo - Personal Name; Adhi surjana - Personal Name; Deddy satria - Personal Name; Dyah hidayati - Personal Name; DAHLIA - Personal Name; Sri Wahyuni - Personal Name; Jauhar abdillah - Personal Name; Masnauli butarbutar - Personal Name; Nenggih susilowati - Personal Name; Nurdin - Personal Name;

Description Not Available


Availability
JP00095930.105 ARA No.2 Ed.XIV Juli-Des 2014Perpustakaan Balai Konservasi BorobudurAvailable
jp00210930.105 ARA No.2 Ed.XIV Juli-Des 2014Perpustakaan Balai Konservasi BorobudurAvailable
Detail Information
Series Title
-
Call Number
930.105 ARA No.2 Ed.XIV Juli-Des 2014
Publisher
Banda Aceh : BPCB Banda Aceh., 2014
Collation
v, 155 hlm; 21 cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
1412-5617
Classification
930.105 ARA No.2 Ed.XIV Juli-Des 2014
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
-
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search