Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

LAPORAN STUDI

Laporan Pemugaran Masjid Agung Demak

SUDARNO - Personal Name;

Selama kurun waktu 10 ( sepuluh ) tahun ini kondisi struktur konstruksionalnya masih baik, tetapi ada satu bagian yang kerusakannya terjadi lagi yakni retaknya keempat pilar deret selatan, di atas loteng tingkat I. Secara teknis pilar-pilar itu tidak menahan beban berat/beban utama yakni kuda-kuda, karena kuda-kuda ditahan oleh tembok penghubung pilar setebal 60 cm. Di bagian atas terdapat beton (Simple Beam) setebal 60 cm dan tinggi 80 cm. Sejauh mana hubungan tembok dan beton dengan pilar serta keretakan kedua pilar tengah deret selatan belum diteliti secara khusus sehingga kemungkinan terjadi keretakan lagi belum diantisipasi.

Kerusakan-kerusakan fragmental sudah mulai terjadi pada cat tembok mulai pudar, kayu-kayu tiang dan kusen bagian bawah pada tempat wudlu sudah mulaikeropos karena air, esel-esel pintu kamar mandi, WC mulai berkarat dan lain-lain.


Availability
LS0184LS 726.2 SUD lPerpustakaan Balai Konservasi Borobudur (B)Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
LS 726.2 SUD l
Publisher
Jawa Tengah : Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Prov Jawa Tengah., 1996
Collation
13 hlm; 29 cm.
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
726.2
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Masjid
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search