Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Uji efektifitas minyak atsiri daun sereh wangi lenabatu (Cymbopogon nardus L) sebagai penghambat pertumbuhan jamur kerak (Lichenes) pada cagar budaya batu

SKRIPSI

Uji efektifitas minyak atsiri daun sereh wangi lenabatu (Cymbopogon nardus L) sebagai penghambat pertumbuhan jamur kerak (Lichenes) pada cagar budaya batu

UNTARI, Dyah Tri - Personal Name;

UJI EFEKTIFITAS MINYAK ATSIRI DAUN SEREH WANGI
LENABATU (Cymbopongon nardus L.) SEBAGAI
PENGHAMBATAN PERTUMBUHAN JAMUR KERAK (Lichenes)
PADA CAGAR BUDAYA BATU

DYAH TRI UNTARI
No. Mhs : 11612001
INTISARI
Penelitian ini dilakukan untuk menguji efektifitas minyak atsiri sereh wangi lembut dalam membasmi lichenes pada batu. Minyak atsiri sereh wangi lenabatu tersebut diperoleh dari proses destilasi uap dan air. Metode yang dilakukan adalah dengan menganalisis sifat fisik sampel yaitu berat jenis, indeks biasa, kandungan logam berat Pb, CD, Cr mengunakan Sepektrofotometeri Serapan Atom dan komponen kimianya mengunakan Kromografi Gas-Spektroskopi Massa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat fisik minyak atsiri sereh wangi lenabatu mempunyai indek biasa 1,469 dan berat jenisnya 0,8830 g/mL. Hasil analisis logam berat Pb, Cd, dan Cr menunjukkan tidak terdeteksinya logam berat Pb dan Cd, meskipun terdapat kandungan Cr 6,093 mg/kg. Analisis wangi lenabatu dengan komponen utama yaitu sitronela 47,30%, B-sitronelol 1605%, trans-geraniol 12,98%, linalil asetat 4,91% dan trans-caryophyllene 4,70%.
Minyak atsiri sereh wangi lenabatu diaplikasikan ke cagar budaya batu dengan variasi konsentrasi, yaitu : 1%, 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25%. Hasil uji aktifitas anti jamur hasil isolasi lichenes menunjukkan adanya penghambatan terhadap pertumbuhan jamur yang dapat dilihat dari diameter zona penghambatan minyak atsiri sere wangi lenabatu konsentrasi 1%, 5%, 10%, 15%, 20%, 25%. Jumplah tersebut berturut-turut sebesar 0 mm, 6 mm, 12mm, 18mm, 29mm, dan 33mm. Pengamatan dilanjutkan terhadap pertumbuhan lichenes pada permukaan batu dengan mengunakan Scanning Electron Massa. Data analisis menunjukkan semakin tinggi konsentrasi minyak atsiri sereh wangi lenabatu semakin efektif dalam menghambat pertumbuhan jamur pada lichenes.
Kata Kunci: sereh wangi lenabatu, kromatografi Gas-Spektroskopi Massa, Spektrofotometeri Serapan Atom, scanning Electron Mass, lichens,jamur


Availability
SK0061SK 674.3 UNT uPerpustakaan Balai Konservasi BorobudurAvailable
SK0062SK 674.3 UNT uPerpustakaan Balai Konservasi BorobudurAvailable
SK0100SK 674.3 UNT uPerpustakaan Balai Konservasi BorobudurAvailable
Detail Information
Series Title
-
Call Number
SK 674.3 UNT u
Publisher
YOGYAKARTA : Universitas Islam Indonesia., 2016
Collation
xix, 98 hlm; 29 cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
SK 674.3 UNT u
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
-
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
UNTARI, Dyah Tri
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search