Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pengunjung dan Masalah Konservasi Candi Borobudur : Sebuah Penelitian Pendahuluan

SKRIPSI

Pengunjung dan Masalah Konservasi Candi Borobudur : Sebuah Penelitian Pendahuluan

SUSANTIO, S. Djulianto - Personal Name;

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana dampak negatif Candi Borobudur akibat ulah manusia. Dari hasil pengamatan lapangan diketahui kerusakanCandi Borobudur akibat ulah manusia disebabkan oleh dua unsur yaitu unsur khemis dan unsur mekanis. Pengaruh unsur mekanis misalnyadari sisa-sisa buah dan sisa-sisa makanan. Pengaruh unsur mekanis antara lain gesekan alas kai, kecepatan berjalan, dan jenis alas kaki.

Untuk mengurangi dampak negatif maka hal-hal tersebut harus ditekan serendah-rendahnya. Cara yang ditempuh bisa berbagai macam misalnya manajemen pariwisata harus baik serta pengetahuan kepurbakalaan dan sejarah kebudayaan Indonesia perlu diajarkan kepada para pelajar agar menjadi masyarakat yang apresiasif.


Availability
SK0027SK 930.1 SUS pPerpustakaan Balai Konservasi Borobudur (A1.2/SK)Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
SK 930.1 SUS p
Publisher
JAKARTA : Universitas Indonesia., 1985
Collation
69 hlm; 29 cm.
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
930.1
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Arkeologi
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search