Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Studi Komparasi Tembikar di Wilayah Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah

LAPORAN STUDI

Studi Komparasi Tembikar di Wilayah Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah

TRIWURYANI - Personal Name; Sudiono - Personal Name; Ni Komang Ayu Astiti - Personal Name;

Secara umum kualitas tembikar daerah Borobudur dan sekitarnya termasuk dalam kategori tembikar dengan mutu yang cukup baik, yaitu dengan angka berat jenis yang kurang dari 2 dan tingkat kekerasan sedang yakni 3 - 3,5 skala Mohs dan mempunyai nilai serapan air antara 5 - 35%. Penilaian ini didasarkan atas penelitian yang pernah dikemukakan oleh Santoso Soegondho (1993:331) pada tembikar di Bali. Kendatipun penelitian Santoso terbatas pada tembikar masa Prasejarah di wilayah Plawangan (Jawa Tengah) dan Gilimanuk (Bali), akan tetapi kriteria yang dibuatnya atas tembikar kualitas baik, sedang, dan buruk dapat dijadikan sebagai acuan untuk usaha perbandingan pendahuluan pada apa yang pernah dibuat dalam skala kualitas tembikar.

Angka perbandingan tembikar Borobudur dan sekitarnya berada jauh di atas kriteria baik yang telah ditentukan. Hal ini tentu saja dipengaruhi oleh keberadaan rentang waktu yang panjang antara daerah asal tembikar. Tembikar Plawangan dan Gilimanuk berada pada masa prasejarah sedangkan tembikar Borobudur berada pada masa sejarah, yaitu pada periode klasik Jawa Tengah yang emrupakan puncak kebudayaan klasik pada masa itu yakni pada abad ke-8 M. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa tembikar pada masa klasik Jawa Tengah adalah juga merupakan puncak teknologi pembuatan benda dari tanah liat (tembikar) di Pulau Jawa pada waktu itu. Hal ini antara lain didukung oleh kemampuan penguasaan teknologi pembuatan bangunan-bangunan klasik seperti candi-candi yang besar dan megah


Availability
LS0195LS 738.2 TRI sPerpustakaan Balai Konservasi Borobudur (B)Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
LS 738.2 TRI s
Publisher
JAKARTA : Pusat Penelitian Arkeologi Nasional., 2001
Collation
33 hlm; 29cm.
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
738.2
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Tembikar
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search