Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Perbedaan Gaya Relief Lalitavistara, Jataka, Avadana dengan Relief Maitreya

LAPORAN STUDI

Perbedaan Gaya Relief Lalitavistara, Jataka, Avadana dengan Relief Maitreya

KASIYATI, Wiwit - Personal Name; Iwan Kurnianto - Personal Name; Suparno - Personal Name;

Di dalam konsep agama Hindu maupun Buddha faktor utama dalam pembuatan bangunan candi adalah untuk berbagai kepentingan yang berhubungan dengan keagamaan. Apabila muncul adanya perbedaan-perbedaan, misalnya perbedaan gaya releif, aspek keagamaan tidak bisa ditinggalkan begitu saja, karena di dalam membangun sebuah bangunan suci harus mematuhi patokan-patokan yang sudah baku.

Penggambaran relief Maitreya yang terkesan kaku dibandingkan dengan relief lainnya disebabkan adanya pemikiran mengenai konsep kosmologis melalui tingkatan Kamadhatu, Rupadhatu, dan Arupadhatu. Secara arsitektural bangunan Candi Borobudur melalui tingkatan kosmologis tersebut sudah menuju ketingkat Buddha tertinggi atau menuju kesempurnaan. Adanya tingkatan tersebut, secara otomatis relief cerita yang mengiringi tingkatan tersebut mempunyai makna yang sama dengan tingkatan kosmologisnya. Relief Maitreya digambarkan kaku untuk mengingatkan kepada umat Buddha yang mempelajari falsafah kebudhaan di candi Borobudur sudah mulai meninggalkan keduniawian dan menuju ke alam kedewasaan. Adanya perbedaan gaya relief tersebut sangat berhubungan erat dengan tingkatan kosmologisdan makna stupa Candi Borobudur yang bentuknya bervariasi. Sebagai bagian dari bangunan suci, bentuk Stupa Candi Borobudur yang bervariasi tersebut mempunyai makna yang berhubungan dengan latar belakang keagamaannya.


Availability
LS0311LS 930.1 KAS pPerpustakaan Balai Konservasi Borobudur (B)Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
LS 930.1 KAS p
Publisher
Magelang : Balai Studi dan Konservasi Borobudur., 2003
Collation
ii, 33 hlm; 29 cm.
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
930.1
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Arkeologi
Relief
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search