LAPORAN STUDI
Laporan Hasil Studi Perlindungan dan Pengembangan Situs Sangiran
Kondisi Situs Sangiran saat ini dalam keadaan rawan baik secara alami maupun sebagai akibat dari ulah manusia. Litologi seri Pucangan dan Kabuh sebagai endapan ditemukannya sebagian besar fosil Sangiran yang sangat rentan terhadap hujan, mudah longsor. Fosil dan artefak yang muncul sebagai akibat longsornya tanah, yang segera diburu oleh masyarakat secara tradisi, menyebabkan sulitnya pengamanan dan pelestariannya. permasalahan ini dipacu oleh meningkatnya jual beli fosil secara liar. Salah satu penyebab intrinsik perilaku masyarakat ini adalah rendahnya taraf hidup masyarakat petani yang disebabkan oleh tidak suburnya lahan pertanian mereka, dimana seri Kalibeng, Pucangan, dan Kabuh memang tidak cocok untuk pertanian.
Masalah utama bagi kepentingan penelitian dan upaya pelestarian situs adalah kurangnya informasi tentang posisi stratigrafis fosil manusia secara lateral maupun vertikal. Hal ini berkaitan dengan metode dan teknik penemuan fosil selama ini yang tidak efektif untuk diterapkan pada karakter Situs Sangiran yang spesifik. Di lain pihak, hampir seluruh fosil manusia yang ditemukan di Sangiran selama ini berasal dari hasil temuan penduduk.
| LS0319 | LS 930.1 LAP s | Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur (B) | Available |
No other version available