THESIS
Bangunan berekonstruksi kayu pada relief karmawhibangga Candi Borobudur
BANGUNAN BERKONSTRUKSI KAYU
PADA RELIEF KARMAWIBHANGGA CANDI BOROBUDUR
Masyarakat Jawa Kuna pada abad IX-X M adalah Masyarakat Kerajaan dengan pengaruh Hindu/Budha pada kehidupansehari-harinya. Hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat terpengaruh oleh budaya Hindu/Budha dari India. Hal ini dapat terlihat jelas pada karya arsitekturnya yang monumental di antaranya berupa percandian. Dalam kaitannya dengan ilmu arkeologi, candi atau kompleks percandian adalah hasil karya arsitektural yang memiliki peran penting dalam merekonstruksi kehidupan manusia pada masa lalu.
Relief yang dipahatkan pada dinding atau bidang candi menyimpan banyak informasi. Informasi tersebut merepresentasikan kehidupan pada saat candi tersebut difungsikan oleh Masyarakat pendukungnya. Hal ini dapat diketahui pada pahatan relief di Candi Borobudur khususnya pada relief Karmawhibangga. Dilihat dari tema ceritanya, relief Karmawhibangga pada kaki Candi Borobudur banyak memberi keterangan mengenai kehidupan sehari-hari Masyarakat Jawa Kuna abad IX-X M. Hal ini menarik untuk di kaji karena pada beberapa relief dapat dijumpai bentuk penggambaran arsitektur bangunan, baik berupa candi maupun bangunan rumah penduduk. Jadi berdasarkan data relief Candi Borobudur, kita juga dimungkinkan untuk mengetahui beberapa bangunan berkonstruksi kayu pada Masyarakat Jawa Kuna abad IX-X M.
Beberapa bangunan berkonstruksi kayu pada relief Karmawhibangga Candi Borobudur mempunyai berbagai variasi bentuk. Selain itu berdasarkan fungsinya, bangunan berkonstruksi kayu pada relief Karmawhibangga dapat diidentifikasikan sebagai balai, rumah, biara, dan lumbung. Berdasarkan analisis bentuk dan fungsinya bangunan tersebut dapat digunakan sebagai alat rekonstruksi kehidupan Masyarakat pada Kerajaan Mataram Kuna periode Jawa Tengah abad IX-X M
| TS0029 | TS 930.1 SET b | Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur | Available |
No other version available