Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Studi etnozoologi singa asia (Panthera leo persica) pada relief jataka candi Borobudur sebagai buku referensi

SKRIPSI

Studi etnozoologi singa asia (Panthera leo persica) pada relief jataka candi Borobudur sebagai buku referensi

Yuni Fatmawati - Personal Name;

Candi Borobudur merupakan warisan budaya dunia dari masa Kerajaan Mataram Kuno yang terletak di Magelang, Jawa Tengah. Salah satu unsur penting dari candi ini adalah relief Jataka yang menggambarkan kisah moral melalui tokoh manusia dan hewan, termasuk singa yang memiliki makna simbolik dalam ajaran Buddha. Meskipun demikian, hingga saat ini belum terdapat kajian ilmiah yang secara khusus membahas satu spesies fauna, khususnya singa, dalam konteks relief tersebut.
Berdasarkan hasil wawancara dengan masyarakat diketahui bahwa belum terdapat kajian ilmiah yang secara khusus memfokuskan pada satu spesies fauna pada relief Jataka. Ahli arkeologi dari Balai Konservasi Borobudur menegaskan pentingnya penelitian mendalam mengenai simbolisme singa yang memiliki makna filosofis sebagai lambang kekuatan dan kebijaksanaan dalam ajaran Buddha. Tanggapan dari pengunjung, pelajar, serta pengelola cagar budaya menunjukkan bahwa kehadiran buku referensi mengenai singa dalam relief tersebut dapat memperkaya pemahaman terhadap nilai-nilai yang terkandung, seklaigus mendukung pelestarian warisan budaya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi etnozoologi singa dalam relief Jataka dan mengembangkan buku referensi sebagai media pembelajaran serta pelestarian nilai budaya berbasis kajian ilmiah.
Penelitian ini menggunakan model Research and Development (R&D) dengan pendekatan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Kajian dilakukan melalui analisis kebutuhan, penyusunan konten berbasis etnozoologi singa, validasi oleh ahli, serta diseminasi berupa penerbitan buku dengan ISBN
Hasil menunjukkan bahwa penggambaran singa dalam relief memiliki kemiripan morfologis tinggi dengan Panthera leo persica, ditandai oleh surai yang tidak terlalu Panjang dan lebat, bagian kepala dengan surai lebih sedikit membentuk dahi landai menyerupai mohawk, serta moncong yang menonjol. Tingkat kemiripan morfometri rata-rata sebesar 91,6 %. Buku referensi yang dikembangkan memperoleh persentase kelayakan sebesar 85,2% dengan validasi ahli materi 82,67% ahli media 83,15% dan tanggapan Masyarakat sebesar 89,84%
Buku referensi dinyatakan sangat layak dan efektif sebagai media edukatif serta pelestarian budaya, seklaigus memberikan kontribusi terhadap pemahaman simbolisme fauna dalam konteks cagar budaya Candi Borobudur.


Availability
SK0118SK 930.1 FAT s c.1Perpustakaan Balai Konservasi BorobudurAvailable
Detail Information
Series Title
-
Call Number
SK 930.1 FAT s c.1
Publisher
Magelang : Universitas Tidar Magelang., 2025
Collation
xvi, 191 hlm.; 29 cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
SK 930.1 FAT s c.1
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
-
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
Yuni Fatmawati
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search