Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Benteng-Benteng Kolonial Eropa di Pulau Ternate dalam Peta Pelayaran dan Perdagangan Maluku Utara

THESIS

Benteng-Benteng Kolonial Eropa di Pulau Ternate dalam Peta Pelayaran dan Perdagangan Maluku Utara

IRIYANTO, Nurachman - Personal Name;

Karya penelitian ini dilakukan untuk mengetahui latar belakang penempatan benteng-benteng yang ada di Pulau Ternate serta mengetahui peran dari masing-masing benteng dalam mendukung pelayaran Eropa di Maluku Utara. Untuk itu, observsi di lapangan dan studi kepustakaan dalam kerangka arkeologi-kesejarahan pun dilaksanakan. Analisis keruangan yang dilakukan menunjukkan keletakan benteng-benteng di Pulau Ternate ternyata menyebar tidak merata. Lingkungan fisik bukan faktor yang menentukan dalam penempatan benteng Eropa di Pulau ini. Sebaliknya, penempatan benteng-benteng Eropa tersebut lebih dilatarbelakangi oleh faktor politik dan ekonomi, khususnya sebagai wujud perlindungan terhadap kepentingan perdagangan (armed trade)


Availability
TS0012TS 930.1 IRI bPerpustakaan Balai Konservasi Borobudur (A1.3/TS)Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
TS 930.1 IRI b
Publisher
YOGYAKARTA : Universitas Gadjah Mada., 2010
Collation
238 hlm; 29 cm.
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
930.1
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Arkeologi
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search