Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}

Deprecated: trim(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/foux6592/public_html/library.borobudurpedia.id/template/default/biblio_list_template.php on line 64
cover
Sriksetra : Menghidupi ruang budaya merawat warisan pitarah nan luhur di suma…
Dedy Afrianto

Edition
Des 2024
ISBN/ISSN
-
Collation
v, 93 hlm.; 23 cm
Series Title
-
Call Number
930.1 AFR s c.1

Edition
Des 2024
ISBN/ISSN
-
Collation
v, 93 hlm.; 23 cm
Series Title
-
Call Number
930.1 AFR s c.1
Availability5
Add to basket
View DetailCite

Search Result

Found 1 from your keywords: Author : Dedy Afrianto
Query took 0.00052 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
Buku Pintar Bencana Alam
MARLINA, Lina - Riyanto Mahendra - Evi Rine Hartuti
image
Usaha penyelamatan Mesjid Kia Gede Di Kalimantan Tengah
KANDRID, Tesman T.
image
Varuna Jurnal Arkeologi Bawah Air Vol. 1/2007
UTOMO, Bambang Budi - WIDIATI, R
image
Kerjasama Internasional dalam Pemeliharaan Candi Borobudur Tahun 1973 - 2002 (International Cooperation in Preservation of Borobudur Temples 1973 - 2002)
NURHIDAYATI, Asih
image
Pengantar Fotografi
SARDJANA
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search