Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}

Deprecated: trim(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/foux6592/public_html/library.borobudurpedia.id/template/default/biblio_list_template.php on line 64
cover
Seni tari Tradisional Di Sulawesi Selatan Bagian I
LATHIEF, HalilintarNurdin Taba

Edition
-
ISBN/ISSN
-
Collation
viii, 162 hlm; 23 cm
Series Title
-
Call Number
793.3 LAT s

Edition
-
ISBN/ISSN
-
Collation
viii, 162 hlm; 23 cm
Series Title
-
Call Number
793.3 LAT s
Availability4
Add to basket
View DetailCite

Search Result

Found 1 from your keywords: Author : LATHIEF, Halilintar
Query took 0.00046 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
Buletin Haba No 84 Th XXII
image
Himpunan Peraturan Perlindungan Benda Cagar Budaya
TJANDRASASMITA, Uka
image
Rekonstruksi model bangunan berkonstruksi kayu pada relief candi Borobudur
Irawan Setiyawan - Hari Setyawan - Jati Kurniawan - Dhanny Indra Permana - Basuki Rachmad
image
Kecimol seni kolaborasi kajian bentuk fungsi dan nilai di lombok
I Gusti Ayu Armini - I Ketut Sudhrama Putra - SATYANANDA, I Made
image
Pengantar Logika : Asas-asas Penalaran Sistematis
RAPAR, Jan Hendrik
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search