Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
cover
Arsitektur dan Kota-kota di Jawa pada Masa Kolonial
HANDINOTO

Edition
Edisi Pertama
ISBN/ISSN
978-979-756-677-7
Collation
xviii, 494 hlm; 23 cm
Series Title
-
Call Number
722.4 HAN a c.1

Edition
Edisi Pertama
ISBN/ISSN
978-979-756-677-7
Collation
xviii, 494 hlm; 23 cm
Series Title
-
Call Number
722.4 HAN a c.1
Availability1
Add to basket
View DetailCite

Search Result

Found 1 from your keywords: Author : HANDINOTO
Query took 0.00075 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
Kajian evaluasi kebocoran Candi Borobudur
Henny Kusumawati - Hari Setyawan - Dhanny Indra Permana
image
Pemrograman dBASE III Plus
SUTANTYO, Winardi - Markus Robijanto Kusuma
image
Makna tempat petilasan dan sajen dalam tradisi perang obor di Tegalsambi tahunan kabupaten Jepara
Isni Herawati - Mudjijono
image
Pembangunan pelabuhan Surabaya dan kehidupan sosial ekonomi di sekitarnya pada abad XX
Dwi Ratna Nurhajarini - Nurdiyanto - ASTUTI, Sri Retna
image
Interpretasi simbol dalam cerita rakyat orang ocu
FEBRIYANDI, Febby
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search