Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
cover
Rencana Induk/Master Plan Pelestarian dan Pengembangan Gua-Gua Prasejarah di …
Daud Aris TanudirjoGatot GhautamaSerrano SianturiRoby ArdiwijayaMarsis SutopoIwan SumantriYunus ArbiMuhammad RamliLaode Muhammad AksaMohammad NatsirM. AgustonoMarly Maknun

Edition
-
ISBN/ISSN
-
Collation
vi, 35 hlm.; 22,5 cm
Series Title
-
Call Number
930.1 SAI r

Edition
-
ISBN/ISSN
-
Collation
vi, 35 hlm.; 22,5 cm
Series Title
-
Call Number
930.1 SAI r
Availability1
Add to basket
View DetailCite

Search Result

Found 1 from your keywords: Author : Marly Maknun
Query took 0.00046 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
Kamus Latin Populer
MARWOTO, B.J.
image
Thet Maha Chat, Thai culture new series No.21
Phya Anuman Rajadhon
image
Konservasi dan Konsep Pengembangan Perahu Kuno Rembang
Pramudianto D.H. - Brahmantara - Nahar Cahyandaru - Yudhi Atmaja - Ari Swastikawati - Ajar Priyanto - Henny Kusumawati
image
Field Archaeology Tools and Techniques of Field Work for Archaeologists
JOUKOWSKY, Martha
image
Studi Masalah Air Tanah pada Candi Borobudur (Studi Air Permukaan dan Air Tanah - Tahap III)
Budjono - SOESILO, Hendy - Suyono
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search