Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
cover
Looking After Heritage Places : The Basics of Heritage Planning for Managers,…
PEARSON, MichaelSharon Sullivan

Edition
-
ISBN/ISSN
0-522-84554-1
Collation
xiv, 384 hlm; 21 cm
Series Title
-
Call Number
930.1 PEA l c.1

Edition
-
ISBN/ISSN
0-522-84554-1
Collation
xiv, 384 hlm; 21 cm
Series Title
-
Call Number
930.1 PEA l c.1
Availability2
Add to basket
View DetailCite

Search Result

Found 1 from your keywords: Author : Sharon Sullivan
Query took 0.00057 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
Siddhayatra Volume 15 Nomor 2 November 2010
SIREGAR, Sondang M. - INDRIASTUTI, Kristatina
image
Konservasi Cagar Budaya Berbahan Kayu Dengan Bahan Tradisional
Arif Gunawan - Parwoto - CAHYANDARU, Nahar - Yustinus Suranto Setyoharjono
image
Laporan Hasil Studi Kelayakan Arkeologis ke VI Tanggal 1-15 Nopember 1984
MUNANDAR, Aris - Achmad Haryono
image
Analisis dampak penggunaan upanat di Candi Borobudur terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di kecamatan borobudur, studi kasus : desa tuksongo dan desa borobudur
Fatimatuz Zahro
image
Sadur sejarah terjemahan di indonesia dan malaysia Jilid 4
Henri Chambert-Loir
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search