Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
cover
Siddhayatra Vol.22 (2) November 2017 : Jalur pelayaran dan perdagangan sriwij…
SHOLEH, KabibZelin Nofena PutriSSondang Martini SiregarHafiful Hadi SunliensyarLaras SaharaSigit Eko PrasetyoMuhamad Hadi PrasetiyoRetno purwanti

Edition
-
ISBN/ISSN
0853-9030
Collation
viii, 63 -132 hlm.; 30 cm
Series Title
-
Call Number
930.105 JUR Vol.22 (2) No 2017

Edition
-
ISBN/ISSN
0853-9030
Collation
viii, 63 -132 hlm.; 30 cm
Series Title
-
Call Number
930.105 JUR Vol.22 (2) No 2017
Availability2
Add to basket
View DetailCite

Search Result

Found 1 from your keywords: Author : Zelin Nofena Putri
Query took 0.00048 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
Tourism at cultural heritage sites in Asia : Cultural heritage specialist guide trainingand certification programme for UNESCO world heritage sites
Unesco
image
Modul Review laporan Keuangan, Sistem Pengendalian Intern Pemerintah
Kementerian Keuangan RI
image
Pengantar Ilmu Sejarah
KUNTOWIJOYO
image
Seri Alam : Jurnal Lembaga Muzium Selangor Darul Ehsan Bil. 5 tahun 1999/2000
ABDULLAH, Mohd. Zainudin - MUZAMIL. M - GHAZALI, Abdullah Zakaria
image
Arsitektur Ekologis
FRICK, Heinz - Tri Hesti Mulyani
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search